saya akan mengingatkan sedikit tentang tragedi tersebut agar kita tidak melupakan peristiwa yang menjadi catatan sejarah bangsa indonesia yang terjadi 10 tahun yang lalu,agar kita ingat betapa mengharukannya keadaan di aceh 10 tahun silam.
Tsunami di Aceh 10 tahun silam (menoleh untuk mengenang sejarah dalam satu dekade yang lalu ).
Hari itu tepatnya tanggal 26 Desember tahu 2004 Indonesia dihadapkan dengan duka yang sangat dalam dan mengharukan bangsa dan dunia. Kala itu tanggal 26 desember tahun 2004,tepatnya pada hari minggu tahun 2004 Indonesia dan delapan negara lainnya dikawasan samudera india dilanda bencana tsunami yang amat sangat hebat.
Tsunami itu ditimbulkan oleh gempabumi berkekuatan 9,3 SR yang berpusat
di 3,3 LU - 95,98 BT Gempa tersebut telah menimbulkan getaran kuat dan
patahan sepanjang ± 1200 km yang membentang dari Aceh sampai ke Andaman.Tragedi tsunami akhir tahun 2004 tersebut telah meninggalkan kesedihan dan penderitaan luar biasa bagi masyarakat Provinsi Aceh dan Sumatera Utara khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Merujuk data dari BNPB, 173.741 jiwa meninggal dan 116.368 orang dinyatakan hilang, sedangkan di Sumatera Utara 240 orang tewas, Tsunami Aceh mengakibatkan ribuan rumah dan bangunan rusak, dan menyebabkan hampir setengah juta orang jadi pengungsi.
Tsunami tesebut merenggut banyak korban jiwa. Banyak diantara mereka kehilangan anggota keluarga dan harta benda. Semuanya hilanng disapu oleh air yang menenggelamkan semua yang ada hanya dalam hitungan jam saja. Bahkan dampak lain yang terjadi adalah Tanah yang tadinya hijau subur, perumahan yang tadinya tertata dengan
baik, hancur musnah hanya dalam hitungan jam dan tertinggal sampah serta
tubuh-tubuh tidak bernyawa. Aceh menangis, Indonesia berduka dan
duniapun mengulurkan tangan sebagai bentuk solidaritas sesama umat
manusia. Tragedi ini seakan mengingatkan kita bahwa tsunami di aceh telah menjadi bagian dari sejarah bangsa.
Kini Aceh harus lebih baik lagi. Bangkit, Berdiri, dan harus tetap Semangat.
KITA MENGENANG, MENGINGAT dan KITA PEDULI.